Penanganan Autis Berdasarkan Kebutuhan Masing-Masing Anak

Seputar Solusi Penanganan Autis Pada Anak Dilihat Dari Kebutuhan Masing-masing Anak Autis

Penanganan autis pada anak akan menjadi lebih efektif jika kita mengetahui sebabnyaJumlah penderita autisme dari waktu ke waktu semakin bertambah. Pada tahun 2011, UNESCO sebagai salah satu organisasi PBB yang bergerak di bidang pendidikan, keilmuan dan kebudayaan  mencatat jumlah penderita autisme di dunia yaitu sekitar tiga puluh lima juta orang yang berarti setiap 1000 orang terdapat 6 orang penderita autisme.

Autisme merupakan gangguan perkembangan pada anak dan bukan suatu jenis penyakit. Autisme bisa dideteksi sejak dini yaitu saat anak berumur 1-3 tahun dan autisme biasanya lebih sering ditemukan pada anak laki-laki. Orang tua bisa mendeteksi sendiri apakah anaknya menderita autisme atau tidak dan orang tua bisa segera melakukan penangangan autis pada anak.

Terdapat tiga gejala yang umumnya diperlihatkan anak yang menderita autisme. Gejala yang pertama yaitu gangguan saat berinteraksi sosial secara kualitatif. Gangguan ini berupa anak tidak memberikan respon atau feedback ketika berinteraksi dengan orang lain, tatapan mata, ekspresi raut muka, tidak memiliki sikap badan yang memadai, dan tidak bisa berbagi kesenangan dengan orang lain secara spontan.

Gejala yang kedua yaitu gangguan dalam komunikasi verbal secara kualitatif. Gangguan ini berupa susah berbicara, mengulang kata-kata saat berbicara, monoton, tidak suka bermain dengan temannya, dll. Gejala yang ketiga yaitu pola perilaku anak yang stereotipik dan berulang-ulang. Orang tua bisa mendeteksi bahwa anak mereka menderita autisme jika anak memiliki tiga gejala autisme tersebut.

Penanganan autis pada anak akan menjadi lebih efektif jika kita mengetahui penyebab autisme pada anak. Penyebab autisme pada anak bisa disebabkan oleh faktor genetis atau keturunan. Faktor kandungan yaitu usia ibu hamil, usia ayah terlalu tua, kondisi kesehatan ibu hamil, dan komsumsi obat-obatan. Faktor kelahiran pada bayi karena bayi lahir prematur, bayi lahir dengan berat badan kurang, bayi yang lama dalam kandungan, dan bayi gagal bernafas. Faktor lingkungan yang tidak sehat dan tercemar oleh berbagai polusi dapat membuat anak rentan terkena sindrom autisme.

Macam-macam Terapi Untuk Menangani Autisme Pada Anak

salah satu bentuk penanganan autis pada anakAutisme pada anak terdiri dari tiga macam yaitu autisme ringan, sedang, dan berat. Sehingga penanganan autis pada anak juga terdapat dalam berbagai cara. Orang tua bisa menggunakan berbagai macam terapi sebagai salah satu bentuk penanganan autis pada anak.

Akan lebih baik jika terapi sebagai penanganan autis pada anak dilakukan sejak dini yaitu sebelum anak berumur lima tahun. Terdapat bermacam-macam terapi penanganan autis pada anak, diantaranya yaitu:

1.  Terapi perilaku agar anak mau mendengarkan orang lain ketika berbicara, patuh, dan menuruti arahan atau petunjuk.

2.  Terapi okupasi yaitu terapi untuk melatih motorik anak autis.

3.  Terapi wicara untuk melatih kemampuan anak autis dalam berbicara.

4.  Terapi akupuntur untuk merangsang ujung saraf anak autis agar mudah merespon berbagai hal yang terjadi di sekitarnya.

5.  Terapi musik bisa menjadi salah satu terapi penanganan autis yang dapat melatih dan membantu anak autis dalam berekspresi.

6.  Terapi bermain bisa melatih dan membantu anak dalam berinteraksi dan berkomunikasi dengan orang lain.

7.  Terapi visual yaitu terapi penanganan autis yang bertujuan untuk melatih kemampuan komunikasi anak autis dengan cara menggunakan media gambar-gambar seperti video games, dll.

8.  Fisioterapi dan terapi integrasi sensoris untuk mengatasi gangguan pada kemampuan motorik kasar anak autis.

9.  Terapi ABA atau Applied Behavioral Analysis merupakan jenis terapi penanganan autis yang paling banyak digunakan di Indonesia. Bentuk terapi ini yaitu dengan cara memberikan pelatihan khusus pada anak autis dan positive reinforcement.

10.  Terapi biomedis dengan cara memperbaiki sistem metabolismo pada anak autis.

11.  Terapi Snoezelen yang dalam bahasa Belanda berarti “tidur sebentar”. Terapi ini merupakan salah satu bentuk penanganan autis yang bertujuan untuk merangsang sistem saraf pusat anak sehingga kepercayaan diri anak meningkat, mau melakukan berbagai aktivitas, membuat anak autis menjadi merasa lebih nyaman dan rileks.

12.  Terapi yoga bisa membantu anak autis dalam mengembangkan konsentrasi, keseimbangan tubuh, dan interaksi dengan orang lain.

13.  Terapi menggunakan gelombang sonar dari lumba-lumba (Dolphin Assisted Therapy) merupakan salah satu terapi yang efektif membantu dalam perkembangan otak anak autis dan masih banyak lagi terapi-terapi untuk anak autis lainnya.

Yang berhak menentukan jenis terapi penanganan autis pada anak adalah orang-orang yang ahli menangani anak autis. Lebih baik jika jenis terapi yang diterapkan pada anak autis berjumlah lebih dari satu. Terapi dasar untuk anak autis biasanya berupa terapi perilau, okupasi, dan wicara yang bertujuan untuk melatih kemampuan motorik dan kemampuan bicara anak autis.

Keberhasilan Dalam Penanganan Autis Pada Anak

Keberhasilan dalam penanganan autis pada anak tidak hanya bergantung pada keberhasilan terapi saja tetapi terdapat beberapa hal yang dapat mempengaruhinya, diantaranya yaitu peran dan keterlibatan orang tua dalam terapi autis, proses pengajaran dan pendidikan pada anak autis, kondisi kesehatan anak autis, tingkat kecerdasan anak autis, tingkat kelainan autis (ringan-sedang-berat) pada anak, dan usia anak autis pada saat pertama kali ditangani.

Makanan untuk anak autis harus sehat dan memiliki gizi yang seimbang. Untuk anak autis sebaiknya hindari komsumsi makanan yang mengandung gandum, gula, atau pemanis lainnya karena dapat membuat anak autis menjadi lebih hiperaktif.

Untuk mendukung keberhasilan dalam penanganan autis pada anak, para orang tua bisa menggunakan ramuan herbal jus TNM. TNM merupakan produk kesehatan ternama di dunia yang telah terbukti ampuh mengatasi berbagai macam penyakit dan gangguan kesehatan seperti autis pada anak. TNM terbuat dari buah TNM yang memiliki banyak khasiat. Orang tua tidak perlu khawatir jika anak mengkomsumsi TNM karena TNM tidak memiliki efek samping. Buah TNM yang digunakan untuk membuat jus TNM adalah buah TNM yang ditanam dan diolah secara steril, higienis, bebas polusi dan pestisida.

TNM dapat membantu secara cepat penanganan autis pada anak karena TNM  memiliki banyak kandungan alami dan kandungan vitamin, minerat, zat asam amino, dan zat-zat lain dan mampu membantu meningkatkan konsentrasi anak, juga menjaga stamina dan kesehatan anak. TNM juga dapat berfungsi sebagai salah satu sumber anti-oksidan yang mampu mengontrol secara efektif emosi pada anak autis.

TNM juga memiliki kelebihan lainnya yaitu memiliki rasa yang enak seperti anggur. Sehingga komsumsi TNM mudah dikomsumsi untuk anak-anak maupun dewasa. Banyak pakar kesehatan di seluruh dunia yang menyarankan untuk mengkomsumsi TNM karena TNM mengandung TNM Bioactive Beverage. TNM Bioactive Beverage inilah rahasia keampuhan TNM dalam meningkatkan konsentrasi anak penderita autis sehingga membuat pikiran anak autis menjadi lebih jernih.

Banyak orang tua yang memiliki anak autis menggunakan produk TNM ini sebagai salah satu langkah jitu dalam penanganan autis pada anak. Apabila orang tua memberikan ramuan herbal TNM secara teratur dan sesuai dosis yang telah dianjurkan maka bukanlah hal yang mustahil autis pada anak dapat teratasi dengan mudah dan cepat.

4

Apa Itu TNM dan Bagaimana Cara Mendapatkannya?

Untuk Info Lengkap Mengenai TNM Silahkan Tekan Tombol "Klik Disini" Di Bawah Ini 

3

Hey, Apakah Anak atau Kenalan Anda Menderita Autis?

Kami Bisa Mengirimkan Banyak Tips Masalah Autis Seperti Diatas ke Email Anda

Jangan Lewatkan Kesempatan Ini

Dapatkan Semua Tips Tentang Autis Sekarang, Gratis!

Isi Form Dibawah Ini !

(Rekomendasi Dokter)

enter website vitamin anak autis

Mohon Diisi Pak/Bu

Mohon Isi Nama Depan Anda

Mohon Isi Email Anda

Semoga Semua Anak Autis Di Indonesia Semakin Sehat Ke Depan Dengan Tips Autis Ini.

Bagikan Juga ke Teman-Teman Ya!